Terjadi kecelakaan truk Colt Diesel dengan mobil Kijang didaerah Simpang Layo, Kab. Solok sekitar jam 11:40 WIB, Senin 27/12.
Informasi yang beredar, penyebab kecelakaan diduga truk colt diesel menyalip mobil kijang yang ada didepan tiba-tiba datang mobil arah berlawanan, sehingga mobil kijang banting stir dan memasuki toko milik warga yang menjual pakaian.
Kilometer listrik yang berada di dalam toko putus ditabrak oleh mobil dan mengeluarkan percikan api sehingga petugas Damkarpun mendatangi lokasi untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian peristiwa ini dan belum diketahui juga berapa nilai kerugian yang dialami oleh pemilik toko.
Kecelakaan tunggal, sebuah truk colt diesel nopol BK 9195 ER yang bermuatan kasur terbalik di kawasan Sitinjau Lauik, Kec. Lubuk Kilangan, Padang sekitar jam 11:00 WIB, Minggu 26/12.
Truk yang datang dari arah Solok menuju Kota Padang ini diduga mengalami rem blong saat akan melintas di penurunan Panorama II dan supir kehilangan kendali sehingga truk terbalik dan nyaris masuk jurang di tepi jalan raya tersebut.
Beruntung supir masih selamat dalam kejadian naas ini, namun barang muatannya yang berupa kasur tidur palembang ini sudah berserakan di sekitar bibir jurang.
Telah terjadi kecelakaan beruntun yang melibatkan beberapa mobil di jalan lintas Sumatera atau di daerah Batang Pamo, Nagari Pianggu, Kec. IX Koto Sungai Lasi, Kab. Solok, Senin (siang) 27/12.
Belum diketahui kronologi detil seputar peristiwa kecelakaan ini
di kutip dari diskominfo pasaman barat, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Luhak Nan Duo Kabupaten Pasaman Barat meraih penghargaan Adiwiyata Nasional Tahun 2021 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. Penghargaan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Nomor 1079/MENLHK/P2SDM/SDM.2/2021 tentang penetapan Sekolah Adiwiyata Nasional Tahun 2021.
Penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional diserahkan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya kepada sekolah yang secara konsisten menerapkan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS), salah satunya kepada SMP N 1 Luhak Nan Duo, yang berlangsung di Auditorium Dr Ir Soedjarwo, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Jakarta, Jumat (24/12/2021).
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar dalam sambutannya mengatakan, Pemberian penghargaan Adiwiyata tahun ini memasuki penyelenggaraan yang ke 16. Berbagai upaya dilakukan agar program ini terus dan dapat menjawab perkembangan tantangan permasalahan lingkungan dalam konteks dan kaitan pendidikan.
Ia menambahakan Di tahun ini, sebanyak 344 sekolah memenuhi kriteria dan mendapatkan penghargaan Adiwiyata Nasional. Sedangkan yang memenuhi kriteria dan meraih penghargaan sekolah Adiwiyata Mandiri sebanyak 77 sekolah. Data di KLHK menunjukkan bahwa sampai dengan hari ini ada 4.726 sekolah yang telah meraih penghargaan Adiwiyata Nasional dan Adiwiyata Mandiri dari 34 provinsi di Indonesia.
“Gerakan berbudaya lingkungan hidup di sekolah harus di dukung dengan agenda pemberian penghargaan Adiwiyata. perubahan sosial terus kita ikuti, yang terjadi yaitu perubahan bertahap yang dilakukan dari pola-pola struktural lingkup sekolah. Perubahan dengan pola dan gerakan yang lebih luas sejak tahun 2017-2018 dan diterapkan pada 2019 hingga saat ini,”ungkapnya.
Dikatakannya, dari daftar sekolah penerima penghargaan, dan berbagai aktivitas yang diakukan, bisa dilihat optimisme bangsa Indonesia dari generasi muda melalui kepeduliannya terhadap kelestarian lingkungan.
“Dalam konteks dan kaitan pendidikan kesadaran lingkungan sejak dini, sekolah-sekolah formal diharapkan dapat menjadi acuan sekaligus sebagai magnet dalam pengembangan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS),”ujarnya.
Sebagai bagian dari penyiapan SDM untuk lingkungan dan kehutanan, Menteri Siti menginstruksikan agar PBLHS dan Penghargaan Adiwiyata dapat disesuaikan dengan perkembangan dan dinamika di sekitar lingkungan.
“Selain itu kami juga meminta jajaran di KLHK dan Kemendikbud, serta Dewan Pertimbangan dan Tim Pembina Gerakan PBLHS mendiskusikan kembali apa yang harus segera disesuaikan, supaya di lapangan yang sudah berjalan dengan baik ini menjadi lebih menarik lagi bagi remaja dan generasi muda,”imbuhnya.
Sebab kata dia, pendidikan lingkungan hidup bagi generasi muda sangatlah penting, sebab pendidikan lingkungan dapat mengubah pandangan dan perilaku seseorang terhadap lingkungannya. Oleh karenanya, pendidikan dan latihan kepada generasi muda sangat penting dan patut mendapatkan apresiasi dan dukungan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pasbar, Agusli mengatakan penghargaan ini merupakan apresiasi KLHK kepada sekolah dalam upaya melaksanakan Gerakan PBLHS untuk mendorong aksi kolektif di sekolah. Sehingga warga sekolah secara sadar dan sukarela serta berkelanjutan dalam menerapkan perilaku lingkungan hidup.
Di balik bencana erupsi Gunung Semeru, ternyata membawa perhatian dan kepedulian yang datang dari berbagai pihak di penjuru negeri. Salah satunya datang dari #MinangkabauPeduli, sebuah gerakan yang digagas Dr. H. Fauzi Bahar, M.Si Datuk Nan Sati bersama Koperasi IKABOGA Padang
Seperti diketahui, letusan besar Semeru beberapa waktu lalu tak hanya memakan korban jiwa, tapi juga ribuan orang yang hingga kini masih mengungsi karena rumah mereka berada di zona merah serta mengalami kerusakan.
Berangkat dari kondisi ini, Gerakan #MinangkabauPeduli yang digagas Ketua LKAAM Sumbar Dr. H. Fauzi Bahar, M.Si Datuk Nan Sati bersama Koperasi IKABOGA Padang ikhtiar mengajak masyarakat untuk menghimpun donasi rendang guna bantu korban erupsi semeru di pengungsian.
Gerakan #Minangkabau peduli menggandeng beberapa pihak yaitu Aksi Cepat Tanggap (ACT) Cabang Padang, sebagai Mitra Penyaluran Donasi, PT. Permodalan Nasional Madani (PNM) yang menyumbang 1000 paket rendang, kemudian PT. Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo), PT. Bank Nagari, Komunitas GEBU Minang, Rumah Makan Sederhana, Brand Rendang “Asese” Padang, Brand Rendang “Siti Nurbaya Food”, Organisasi Pemuda Panca Marga, Kampus UPI “YPTK” Padang, Landasan Udara (Lanud) Sutan Syahrir Padang, Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar, Badan Persiapan Provinsi Daerah Istimewa Minangkabau, Komunitas Tanjuang Saiyo, dan Asosiasi Yayasan Pendidikan Islam (AYPI).
Aan Saputra Kepala Cabang ACT Padang mengatakan, hari ini Kamis, 23 Desember bertempat di Lanud Sutan Syahrir, Tabing, Padang pukul 10.00 WIB akan memberangkatkan satu ton rendang, acara pelepasan seremonial akan dihadiri oleh Walikota Padang Hendri Septa B.Bus, M.I.B bersama semua pihak yang ikut berkolaborasi.
“InsyaAllah satu ton rendang akan dikirim ke Lumajang untuk saudara kita penyintas erupsi semeru, Hari ini Kamis, 23 Desember 2021 melalui Bandara Lanud, Tabung dan dihadiri Wali Kota Padang,” jelas Aan.
Kemudian Aznil Staf Divisi Program ACT Padang menambahkan bagaimana teknis keberangkatan bantuan, hingga sampai ke lokasi pengungsian.
Dikatakan, dari Lanud Padang menggunakan pesawat Hercules menuju bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta. Kemudian dilanjutkan menuju Malang, Jawa Timur. Di sana, Tim Aksi Cepat Tanggap Cabang Malang bersama PT PNM Malang sudah siap menyambut di lokasi.
“InsyaAllah, semua akan didistribusikan oleh tim Relawan MRI-ACT Malang,” tutup Aznil
Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat secara resmi menerima bantuan hibah 1000 lampu penerangan jalan umum tenaga surya (PJU-TS) dari Lembaga Pengelola Proyek Badan Kongres Internasional Forum Budaya dan Warisan Dunia (LPP-BKIFBWD) Korwil Sumbar.
PJU-TS diserahkan secara simbolis kepada Pemda di setiap provinsi di Indonesia dalam acara Soft Launching dan Presse Conference Percepatan Revitalisasi Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya Bagi Masyarakat Indonesia.
Bantuan Hibah PJU-TS tersebut ditandai dengan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah (NPH) antara LPP-BKIFBWD dengan Pemkab Pasbar, yang ditandatangani langsung oleh Wakil Bupati Pasbar Risnawanto, Kamis (23/12/2021), di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta.
Kecelakaan tunggal, sebuah mobil box Daihatsu Grandmax terjun ke sawah warga di Kelok Ampaleh, Jorong Lantai batu, Nagari Baringin, Kec. Lima Kaum, Batusangkar, Kab. Tanah Datar pada jam 02:00 WIB, Jumat 24/12
Menurut keterangan salah satu warga di lokasi kejadian, mobil melaju dari arah Koto Baranjak menuju Pasar Batusangkar, sesampai di lokasi kejadian, sopir melihat bayangan putih melintas di depan mobil, karena terkejut, sopirpun membanting stir kemudi ke kiri sehingga menyebabkan mobil berguling-guling sebanyak tiga kali saat terjun ke sawah sedalam 5 meter yang berada tepat di bawah bahu jalan raya tersebut.
Salah satu warga lainnya menyebutkan, ia menduga kecelakaan tunggal ini murni disebabkan karena supir berkendara dalam keadaan mengantuk, sehingga tidak menyadari ada tingkungan tajam di lokasi dan kehilangan kendali saat melaju di jalan raya tersebut.
sopir dalam keadaan selamat pasca kecelakaan tersebut. Sedangkan mobil mengalami sedikit ringsek pada bodi dan berkubang lumpur sawah.
Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat (Pasbar) melakukan Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2021, Kamis (23/12) di halaman kantor Polres Pasbar. Apel mengangkat tema “Melalui apel gelar pasukan operasi lilin 2021, kita tingkatkan sinergi Polri dengan Instansi terkait dalam memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan natal 2021 dan tahun baru 2022”.
Pelaksanaan apel dihadiri langsung Bupati Pasaman Barat Hamsuardi, didampingi Kepala Kejari Ginanjar, Perwakilan Dandim 0305, Kaban BPBD Azhar, Kadis Kesehatan Jon Hardi, Plt Kasatpol PP Hendri Wijaya dan stakeholder terkait lainnya.
Dalam amanat, Kapolres Pasaman Barat AKBP M. Aries Purwanto, S.I.K., menyampaikan bahwa perayaan hari raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) sudah menjadi bagian dari tradisi masyarakat Indonesia. Hal ini tentunya akan meningkatkan mobilitas dan aktivitas masyarakat.
“Dalam Nataru terdapat pelaksanakan ibadah, berkumpul, dan bersuka cita bersama dengan keluarga serta merayakan pergantian tahun di berbagai lokasi, hal ini akan berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas dan kamseltibcarlantas serta penyebaran pandemi Covid-19”, ujar M. Aries Purwanto.
Ia melanjutkan, berdasarkan data lonjakan kasus Covid 19 pada Nataru 2020 perlu dijadikan pelajaran dalam menghadapi Nataru tahun 2021 ini. Nataru 2021 mengharuskan semua pihak berhati-hati dalam pelaksanaannya, khususnya mengantisipasi penyebaran varian Covid 19 jenis B.1.1.529 (Omicron).
“Data kemenhub RI diprediksi sekitar 11 juta masyarakat melaksanakan mobilitas selama periode liburan Nataru. Berkaca dari pengalaman periode Nataru tahun lalu, peningkatan mobilitas menyebabkan penambahan kasus sebesar 125% yaitu dari 6.437 kasus/hari pada 26 Desember 2020 menjadi 14.518 kasus/hari pada 30 Januari 2021”, tegas M. Aries.
Omicron memiliki kecepatan penyebaran 5 kali lebih cepat dari Varian Delta, ini telah ditemukan di 103 negara dengan total 105.272 kasus, termasuk di Indonesia saat ini sebanyak 5 orang telah teridentifikasi tertular varian omicron.
M.Aries menambahkan, Polri dengan dukungan dari TNI, Pemerintah Daerah, dan pemangku kepentingan lainnya menyelenggarakan Operasi Lilin tahun 2021 yang dilaksanakan selama 10 hari mulai tanggal 23 Desember 2021 sampai dengan tanggal 02 Januari 2022.
“Pengamanan Nataru tentunya tidak terlepas dari kebijakan Pemerintah, melalui Inmendagri Nomor 66 Tahun 2021 tentang pencegahan dan penanggulangan Covid-19 pada saat Natal 2021 dan Tahun Baru 2002”, katanya.
Kapolres M. Aries Purwanto berharap, Operasi Lilin tahun 2021 ini dapat dilaksanakan secara optimal. Kejahatan dan gangguan kamtibmas sekecil apapun harus dicegah dan antisipasi. Jika operasi lilin tahun 2021 ini berhasil, masyarakat dapat melaksanakan aktivitas ibadah Natal dan Tahun Baru dengan rasa aman dan nyaman, baik dari gangguan kamtibmas maupun dari bahaya Covid-19.
“Semoga pengabdian tugas yang kita laksanakan dengan penuh keikhlasan ini, akan menjadi ladang amal ibadah di hadapan Tuhan Yang Maha Esa”ujar M.Aries Puwanto.
Polresta Padang Panjang menangkap seorang pria yang diduga melakukan penganiayaan terhadap anak tirinya.
pelaku yg merupakan warga rawang jorong sungai rayo nagari tambangan tanah datar, pihak polisi masih mendalami motif penganiayaan tersebut yg menyebabkan korban terdapat luka di bagian perut
Tersangka ditangkap setelah adanya laporan oleh ayah kandung korban.
Sebanyak 47 unit rumah warga di Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Sumatera Barat, rusak akibat diterjang angin puting beliung yang terjadi pada Kamis dinihari
“Alhamdulillah, sejauh ini belum ada laporan adanya korban jiwa, mudah-mudahan tidak ada meski ada 20 unit rumah yang mengalami rusak berat akibat bencana ini,” kata Wali Kota Pariaman Genius Umar saat meninjau rumah korban di Pariaman, Kamis.
Ia mengatakan kelurahan dan desa di Kecamatan Pariaman Tengah yang terdampak angin puting beliung yakni di Jawi-jawi II, Kampung Baru, Pondok II, Lohong, dan Taratak.
Saat ini sejumlah warga mulai memperbaiki rumahnya dengan memasang seng baru, ia memperkirakan kerugian akibat bencana ini sekitar Rp5 juta sampai Rp10 juta per unit rumah.
“Kami langsung memberikan bantuan yang sifatnya spontan, nanti sore setelah pendataan lengkap kami akan berikan bantuan lainnya,” katanya.
Adapun bantuan yang diberikan yakni terpal, beras, tikar, selimut dan lainnya yang diharapkan dapat mengurangi beban warga yang menjadi korban.
Ia mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan karena saat ini cuaca ekstrim sering menerjang daerah itu dan wilayah sekitarnya.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kembali mendeteksi tiga kasus terkonfirmasi Omicron di Indonesia. Temuan ini didapati dari hasil pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS) yang keluar pada Rabu (21/12).
Dengan tambahan ini, maka jumlah kasus Omicron di Indonesia menjadi delapan orang. Sama seperti lima kasus sebelumnya, tiga kasus terkonfirmasi ini merupakan imported case, berasal dari pelaku perjalanan internasional yang baru kembali dari Kongo dan Malaysia.
Juru Bicara Vaksinasi Kemenkes, Siti Nadia Tarmidzi mengatakan, ketiganya merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan kini telah menjalani karantina di Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta.
“Semua kasus Omicron di Indonesia berasal dari luar negeri (imported case). Temuan ini menunjukkan bahwa semua kasus terjadi di karantina, jadi bisa kita tangkal di karantina dan sampai saat ini belum ada yang menyebar keluar,” kata Nadia Kamis (23/12/2021).
Hal ini juga menunjukkan bahwa sistem pertahanan Indonesia menangkal kehadiran varian Omicron sudah cukup baik. Namun masih diperlukan penguatan di pintu masuk negara baik darat, laut maupun udara guna menutup celah masuknya Omicron.
Kemenkes akan memperkuat kegiatan surveilans dan peningkatan pemeriksaan WGS terutama bagi pasien dari pelaku perjalanan internasional yang terkonfirmasi positif.
Langkah ini untuk menemukan kasus terkonfirmasi sejak dini. Sehingga kata Nadia, bisa segera dilakukan karantina maupun penanganan medis bagi kasus yang bergejala.
Dengan semakin meluasnya penyebaran Omicron, Nadia mengimbau masyarakat untuk tidak atau menunda melakukan perjalanan ke luar negeri jika tidak ada keperluan yang mendesak.
Nadia juga mengajak masyarakat Indonesia untuk selalu waspada terhadap potensi penularan COVID-19, terutama Omicron. Sebab varian ini diduga jauh lebih cepat menyebar dibandingkan varian yang ada.
“Lindungi diri dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan dan segera mengikuti vaksinasi COVID-19,” kata Nadia.
Terjadi kecelakaan antara Bus ALS dengan minibus Jazz di Jalan Lintas Batusangkar – Padang Panjang atau tepatnya di kelok lipek page, Nagari Pariangan, Kec. Pariangan, Kab. Tanah Datar sekitar jam 07:00 WIB, Kamis 23/12.
Bus ALS datang dari arah Batusangkar, sedangkan mobil Jazz datang dari arah berlawanan atau Padang Panjang. Belum diketahui pasti penyebab tabrakan dua mobil ini.
Akibat kecelakaan ini, mobil jazz masuk parit dengan posisi melintang dan dikabarkan juga tidak ada korban jiwa yang ditimbulkan.
Terlibat peredaran narkotika jenis sabu, dua orang ibu rumah tangga (IRT) dibekuk tim Rajawali Satresnarkoba Polresta Padang di dua lokasi berbeda di Kota Padang pada hari yang sama.
“Telah dilakukan penangkapan terhadap dua orang perempuan dewasa yang merupakan pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu pada hari Jumat (17/12) sekitar pukul 21.30 WIB,”ujar Kasatresnarkoba Polresta Padang AKP Dedy Adriansyah Putra, Senin (20/12).
Dikatakan oleh Dedy, kedua pelaku yaitu Rima Melati (27) warga Jalan Belanti Barat 4, RT 003 RW 004, Kelurahan Lolong Belanti, Kecamatan Padang Utara Kota Padang, dan Yonna Syamda (36) warga Kampung Olo, RT 001 RW 001, Kelurahan Kampung Olo, Kecamatan Nanggalo Kota Padang.
“Penangkapan terhadap pelaku berawal dari laporan masyarakat bahwa pelaku bernama Rima Melati sedang memiliki, membawa, membeli, menjadi perantara jual beli atau menjual, menyimpan dan menggunakan narkotika jenis sabu,”kata Dedy.
Beranjak dari laporan tersebut, kmudian dilakukan pengintaian dan penyelidikan terhadap pelaku Rima Melati. Setelah dilakukan penyelidikan dan pengintaian tentang keberadaan pelaku yang sedang berada didepan rumahnya, lalu dilakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap pelaku.
“Dalam penggeledahan tersebut ditemukan barang bukti satu lembar plastik klip bening berisikan satu paket yang terbungkus plastik klip bening berisikan butiran kristal bening diduga narkotika jenis sabu,” imbuhnya.
Kemudian juga ditemukan satu dompet warnaa pink di dalamnya terdapat satu lembar plastik klip bening berisikan dua paket yang terbungkus plastik klip bening berisikan butiran kristal bening diduga narkotika jenis sabu.
“Satu set alat hisap (bong) yang terbuat dari botol bening yang pada tutupnya terpasang pipet, karet kompeng dan kaca pirek dan satu unit Handphone Android merk OPPO warna hitam,” ungkap Dedy.
Dedy menuturkan, hasil dari interogasi terhadap pelaku, barang bukti yang didapat pada saat penangkapan didapat dari temannya yang bernama Yonna Syamda. Lalu dilakukan pengembangan kasus dan dilakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap pelaku Yonna yang sedang berada didalam rumahnya.
“Dalam penggeledahan, ditemukan barang bukti berupa satu unit handphone. Selanjutnya terhadap tersangka dan semua barang bukti dibawa ke Polresta Padang guna penyidikan lebih lanjut,” tukasnya.
Sebuah Perahu Terbalik di Perairan Mentawai Memakan Satu Korban Jiwa
Sebuah perahu pompong dilaporkan terbalik di perairan Sikabaluan, Kecamatan Siberut Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Minggu (19/12/2021).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai, Akmal mengatakan empat orang ditemukan selamat dalam kejadian itu, satu orang meninggal dunia, dan satu orang lagi masih dalam pencarian.
Perdebatan boleh atau tidaknya kaum muslim mengucapkan selamat Natal kepada kaum Nasrani, selalu menjadi perdebatan jelang perayaan Natal. Namun, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Barat (Sumbar) telah menetapkan bahwa haram hukumnya mengucapkan selamat natal.
“Sebelum kita bicara hukum ada catatan yang perlu kita ingatkan, siapa yang memasukkan ucapan itu sebahagian toleransi, itu tidak benar,” kata Ketua MUI Sumbar, Buya Gusrizal Gazahar, dikutip dari Covesia.com – jaringan Suara.com, Senin (20/12/2021).
P
Gusrizal mengatakan, jangan memasukkan hal itu sebagai poin toleransi sebagai umat beragama. Tak ada landasan memasukkan ucapan sebagai item toleransi.
“Orang yang memasukkan ucapan selamat hari raya untuk umat tertentu, hanya ingin memperkeruh antar umat beragama,” ujarnya.
Toleransi itu kata Gusrizal adalah membiarkan orang melakukan kegiatan keagamaannya tanpa diganggu.
“Tidak ada lagi perselisihan paham jika semua memahami bahwa ucapan selamat itu bukan bagian toleransi. Karena ada pihak yang memaksakan mengucapkan itu bagian toleransi makanya seperti sekarang,” jelasnya.
Tentang hukum, kata Gusrizal kita harus menjelaskan lebih dahulu ucapan selamat itu sebatas muamalat artinya interaksi antara manusia semata, atau muamalat yang tidak bisa dilepaskan dari keyakinan dan ritual ibadah.
Dalam pandangan ulama di MUI Sumbar, ucapan selamat Natal itu tidak sebatas muamalat, tetapi ucapan terhadap suatu perayaan yang berlandaskan ke akidah dan bahagian menjadi ibadah penting Agama Nasrani.
“Artinya kita menolak menjadikan ucapan selamat itu muamalat saja. Landasannya seperti mengucap salam pada non muslim,” ujarnya.
Gusrizal mengatakan Nabi Muhammad SAW mengirim surat kepada raja non muslim dengan kalimat ‘Salamun ala manittabaalhuda’ begitu bunyinya, bukan Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
“Nabi melarang kita memberi salam kepada yahudi dan nasrani. Ucapan selamat yang terkait dengan ibadah dan akidah mereka, perayaan itu mustahil dengan muatan ibadah. Mereka punya ritual ibadah, kalau muslim mengucapkan selamat, terkandung pembenaran dan itu tidak sesuai dengan ajaran agama Islam,” jelasnya.
Lebih lanjut Gusrizal mengatakan semenjak 2017 MUI Sumbar sudah mengeluarkan maklumat bahwa ucapan selamat natal hukumnya haram.
“Jangan jadikan itu toleransi, kita memiliki landasan ‘lakum dinukum waliyadin’ biarkan mereka beribadah dan jangan ganggu,” imbuhnya.
Dia mengimbau kepada umat islam untuk tidak memberikan ucapan selamat natal, karena itu adalah bagian kegiatan ibadah.
Jika tetap memberikan ucapan tersebut artinya secara sengaja atau tidak telah memberikan pembenaran pada apa yang mereka katakan.
“Kalau dari pandangan islam kebenaran kelahiran nabi Isa adalah sebagai salah satu rasul Allah. Sementara dalam keyakinan mereka umat Nasrani kelahiran nabi Isa adalah putra Tuhan, itu bertolak belakang dengan akidah umat Islam,” jelasnya.
Toleransi umat Islam adalah dengan membiarkan mereka dengan ibadahnya dan jangan ganggu mereka.
Diduga Oknum Pengurus Mesjid Selewengkan Dana Anak Yatim di Padang. Jemaah Mesjid Mutathahirin Rawang pasar raya padang, geram dengan ulah pengurus mesjid yang diduga menyelewengkan Dana Uang Anak Yatim Senin, (20/12/2021).
Mesjid yang Dulunya dikelola oleh para pedagang di pasar raya padang, Sehingga sudah terlihat besar dan memiliki Lima (5) unit Ambulan, Setelah di kembalikan dan dikelola oleh masyarakat, mobil ambulan tersebut hanya tinggal 1 Unit saja. dan juga diduga uang Mesjid Yang di urus oleh oknum Pengurus dipakai dengan seenaknya.
Saat rapat di Mesjid yang dihadiri oleh jemaah dan anggota Dewan DPRD Kota padang BUDI SYAHRIAL.
Oknum yang terdiri dari Ketua dan Wakil Ketua pengurus Mesjid mengakui bahwa ia telah memakai uang dana anak Yatim sekitar ratusan juta lebih Untuk keperluan pribadi. dan ada juga sejumlah warga yang lainnya yang berdasarkan catatan salah seorang pengurus dana mesjid.
Sehingga dalam rapat tersebut oknum pengurus Mesjid Meminta waktu dalam setahun untuk mengembalikan uang yang telah terpakai untuk keperluan pribadi. dan ada juga yang meminta untuk dimaafkan dengan cara dihitung gajinya dalam 7 tahun selama ia menjabat menjadi pengurus di Mesjid. Sementara itu ketentuan Aturan gaji dalam kepengurusan Mesjid tidak ada.
Ironisnya, Disuruh mundur oknum pengurus mesjid tidak mau, dan ia mengklaim dirinya didukung oleh masyarakat, tetapi tidak jelas masyarakat mana yang mendukung nya.
Disinyalir pendukung nya hanya segelintir warga yang diduga turut memakai uang anak yatim milik Mesjid Mutathahirin. Uang yang dititipkan dirumah Allah SWT dipakai untuk kepentingan pribadi.
BUDI SYAHRIAL Anggota dewan DPRD Kota padang, sangat menyangkan sekali apa yang telah dilakukan oleh oknum pengurus Mesjid yang telah menyelewengkan dana Anak Yatim untuk Kepentingan pribadi, Saya sebagai Anggota DPRD Kota Padang hanya mempunyai kewenangan menyuarakan dan tidak punya kewenangan untuk eksekusi.
Saya minta Depag dan MUI turun tangan karena, pengurus sudah tidak benar lagi. Budi Syahrial berharap supaya kasus ini bisa di Audit oleh Depag agar bersih dan tidak ada lagi yang pakai uang Mesjid seenaknya, ungkap nya.
Kami dari awak media Sudah Mengkonfirmasi kepada oknum pengurus mesjid melalui whatshapp dan Menyuruh langsung menemui pihak bendahara di Sekretariat mesjid. Sampai berita ini diturunkan dan kami masih menunggu konfirmasi selanjutnya dari pihak oknum pengurus Mesjid untuk berita lebih lanjutnya.
Wakil Bupati Pasaman Barat (Pasbar) Risnawanto membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Nagari Koto Baru tahun 1443 H/ 2021 M di Kampung Lima Mahakarya, Kecamatan Luhak Nan Duo, Minggu ( 19/12/21).
Wakil Bupati Risnawanto menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut, karena Ia menilai kegiatan seperti ini sangat mendukung visi misi bupati dan wakil bupati Pasbar di bidang keagamaan.
“Saya Sangat mengapresiasi semangat kebersamaan masyarakat Nagari Koto Baru Kecamatan Luhak Nan Duo. Melihat antusias masyarakat atas kegiatan MTQ ini menjadi semangat bagi kami untuk terus menyuarakan kegiatan agama yang lebih mendalam lagi, sehingga dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan masyarakat,” ucap Risnawanto.
Pemahaman terhadap isi kandungan Al- qur’an, kata dia, akan membentuk karakter dan menjadi benteng dari pengaruh negatif bagi generasi muda. Untuk itu, lanjutnya, diharapkan kepada seluruh stakeholder terkait agar terus berupaya untuk menyuarakan visi misi Pasaman Barat di tingkat kecamatan hingga kejorongan.
“Kegiatan ini sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Pasaman Barat yang memprioritaskan pengamalan dan pemahaman terhadap ajaran agama Islam dan kandungan dari ayat-ayat suci Al Qur’an. Kita yakin dengan MTQ ini akan terjadi peningkatan Ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat Pasaman Barat khusus Kecamatan Luhak Nan Duo,”katanya.
Masjid raya sumatera barat yg berbentuk rumah adat minang kabau memiliki pesona yg sangat indah
Mesjid Raya Sumbar yang menjadi mesjid kebanggan urang Minang dinobatkan sebagai pemenang penghargaan Abdullatif Al-Fozan untuk arsitektur mesjid terbaik di dunia. Desain arsitektunya yang istimewa dan menarik menjadi penilaian khusus dari panitia dari enam mesjid lainnya.
Dilansir dari iqna.ir, Penghargaan ini diumumkan dalam kompetisi internasional ketiga di Madinah, Arab Saudi, Senin (20/12).
Penghargaan Abdullatif Al Fozan untuk Arsitektur Masjid membahas ide-ide baru untuk desain masjid di seluruh dunia dan mendorong inovasi dalam perencanaan, desain, dan teknologi yang dapat membentuk identitas arsitektur masjid di abad kedua puluh satu.
Ada empat kategori yaitu masjid pusat, masjid Jam’, masjid lokal dan masjid komunitas. Motto dari penghargaan ini adalah “Arsitektur Masjid di 21st Century”.
Sebanyak 201 masjid di 43 negara telah dinominasikan untuk penghargaan internasional, 27 di antaranya terpilih dan akhirnya tujuh diumumkan sebagai pemenang utama.null
Berikut tujuh pemenang edisi ketiga masjid dengan desain arsitektur terbaik yaitu:
Masjid Raja Abdullah di Riyadh
Masjid Basuna di desa Basuna Sohag Mesir
Masjid Al-Ahmar di Bangladesh
Masjid Raya Sumatra Barat di Indonesia
Masjid Sancaklar di Buyukcekmece Istanbul Turki
Masjid Amir Shakib Arslan di Lebanon
Masjid Agung Djenne di Mali
Sultan bin Salman bin Abdulaziz, penasihat raja Saudi dan anggota dewan pengawas penghargaan menggarisbawahi pentingnya memperhatikan masjid dan arsitekturnya serta peran mereka dalam pembangunan di komunitas lokal.
Kakek Cabuli Cucu di Padang Pariaman telah diamankan oleh Tim unit IV Sat Reskrim Polres Padang Pariaman.
Penangkapan ini dipimpin langsung oleh Kanit IV AIPDA ROY WIRAMA AMIR PUTRA, SH dan anggota, dimana kejadian ini awalnya diketahui pelapor dari anaknya sendiri yang mana anaknya memberitahukan bahwa tersangka sudah sering melakukan perbuatan cabul terhadap anak pelapor yang masih tergolong Anak Dibawah Umur kemudian pelapor melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Padang Pariaman, dimana pada Hari Sabtu tanggal 18 Desember 2021 sekira pukul 16.30 WIB Tim Unit IV langsung memburu Tersangka dan langsung mengamankan Tersangka untuk dilakukan pemeriksaan.
Bupati Pasaman Barat (Pasbar), Hamsuardi meninjau langsung lokasi banjir yang merendam tiga kejorongan di Kecamatan Ranah Batahan, yakni Jorong Air Napal, Jorong Taming Batahan dan Jorong Kampung Baru, Sabtu(18/12).
Dalam peninjauan, Bupati menyapa dan memberikan semangat kepada masyarakat yang terdampak banjir. Dengan hadirnya orang nomor satu di Pasbar tersebut menjadi sebuah harapan dan semangat bagi masyarakat khusunya korban banjir.
Bupati Hamsuardi menyampaikan pihaknya akan segera memberikan bantuan, khususnya makanan dan sembako, serta bantuan lainnya karena hal ini sangat dibutuhkan masyarakat.
“Sesuai laporan yang kita terima mengenai bencana banjir di tiga jorong ini, terdapat 255 rumah terendam banjir, 3 buah rumah rusak parah dan 2 rumah rusak ringan. Untuk itu, kita akan segera memberikan bantuan serta mencarikan jalan keluar bagi masyarakat yang terdampak banjir,”katanya
Berdasarkan harapan masyarakat yang meminta perhatikan serius dari pemerintah terkait kondisi sungai yang terus menerus meluap apabila curah hujan tinggi, bupati mengatakan akan mencarikan jalan keluarnya bersama instansi terkait.
Selain itu, Bupati Hamsuardi juga berterimaksih kepada Camat, Wali nagari, TNI, Polri, BPBD, PMI, dan instansi lainnya yang telah membantu masyarakat, mulai proses evakuasi warga ketempat yang aman, menyediakan dapur umum sampai bantuan lainnya.
Umur manusia adalah perkara ghaib dan merupakan rahasia Allah SWT. Tak seorangpun tahu berapa panjang usia yang dijatahkan untuknya.
Meski Umur termasuk perkara ghaib, beberapa ulama besar mencoba membahasnya. Habib Abdullah bin Alwi Al Haddad, misalnya, mengkaji masalah umur melalui karyanya, Sabilul’Iddikar wal I’tibar bima Yamurru bil-Insan wa Yanqadhi lahu minal-A’mar (Jalan Menuju Peringatan dan Perenungan tentang Tahapan Usia yang Dilalui Manusia). Beliau membagi umur dalam lima tahapan :
Setiap ada yang merayakan hari ulang tahun, kita selalu mendengar ucapan selamat panjang umur. Atau ketika ada bayi yang lahir, didoakan agar sehat dan berusia panjang. Namun, adakah yang dapat memastikan dirinya sendiri berusia panjang? Mulia atau hina? Penuh keberkahankah?
Pertama, sejak Allah SWT menciptakan Nabi Adam AS dan membekalinya dengan keturunan. Kedua, terhitung sejak seorang manusia terlahir dari rahim ibunya hingga ajal menjemput. Ketiga, dimulai sejak kebangkitan manusia dari alam dunia melalui kematian sampai bertiupnya sangkakala Malaikat Israfil di Padang Mahsyar. Umur ketiga adalah masa penantian seseorang di alam barzakh.
Keempat, berlangsung sejak seorang manusia dibangkitkan dari alam barzakh, bersamaan dengan ditiupnya sangkakala yang kedua hingga manusia melangkah di atas shirath al-mustaqim.
Kelima, dimulai sejak seseorang memasuki pintu surga, atau terjatuh di jurang neraka.
Usia umat Rasulullah SAW tidaklah sepanjang usia umat-umat terdahulu. Dalam sebuah hadist disebutkan, usia mereka umumnya antara 60 sampai 70 tahun. Rasulullah SAW pernah mengadukan pendeknya usia umat beliau itu kepada Allah SWT. Dengan penuh kasih, Allah SWT menjelaskan, meski usia umat Islam lebih pendek dari umat lain, Allah SWT telah menganugrahkan banyak keutamaan. Diantaranya Lailatul Qadar, malam yang nilainya lebih dari seribu bulan. Masa muda dan masa dewasa merupakan fase terpenting dalam kehidupan manusia. Mengenai pentingnya masa muda, seorang bijak mengatakan, “Jika engkau tak bisa meraih kemuliaan di hari mudamu, tak akan mulia hidupnya sampai tua”. Yang sangat penting diingat, setiap orang akan diminta pertanggungjawaban tengtang umur yang dianugrahkan kepadanya. Rasulullah SAW bersabda, “Tak akan bergeser kedua kaki manusia pada hari kiamat sampai selesai ditanya tentang empat perkara, yaitu tentang umurnya, dihabiskan untuk apa; tentang masa mudanya, dipergunakan untuk apa; tentang hartanya, darimana diperoleh dan untuk apa dibelanjakan; dan tentang ilmunya, apakah sudah diamalkan”. (HR At-Tarmidzi).
Dalam Islam, usia 40 tahun dianggap sebagai usia yang istimewa. Ia dipandang sebagai tonggak awal kemapanan seseorang. Rasulullah SAW pun diangkat sebagai Nabi oleh Allah SWT pada usia 40 tahun. Bagi kaum sufi, usia 40 tahun dianggap sebagai pintu gerbang menuju Allah SWT. Seorang sufi besar, Syaikh Abdul Wahhab bin Ahmad Asy-Sya’rani, dalam kitab Bahrul Maurud, menulis, “Telah diambil perjanjian dari kita, apabila umur telah mencapai 40 tahun, hendaklah bersiap-siap melipat kasur dan selalu ingat pada setiap tarik nafas, bahwa kita sedang berjalan menuju akhirat, sampai tak merasa tenang lagi rasanya hidup di dunia”. Yang dimaksud dengan “melipat kasur” ialah mengurangi tidur untuk memperbanyak ibadah. Setelah melampaui fase kedewasaan, kaum muslimin memasuki fase persiapan menghadapi kematian, yakni pada usia 60 sampai 70 tahun. Sabda Rasulullah SAW, “Masa penuaan umur umatku dari 60 hingga 70 tahun”. (HR Muslim dan An-Nasa-i). Oleh karena itu , amat sangat keterlaluan orang-orang yang sudah berusia diatas 60 tahun tapi masih juga melakukan maksiat. Sabda Rasulullah SAW, “Allah SWT tidak akan menerima dalih seseorang sesudah Dia memanjangkan usianya hingga 60 tahun”. (HR Al-Bukhari).
Usia lanjut juga merupakan sebuah keistimewaan. Dalam sebuah hadits qudsi Rasulullah SAW menyampaikan firman Allah SWT, “Demi kemuliaan-Ku, keagungan-Ku, dan kebutuhan hamba-Ku kepada-Ku, sesungguhnya Aku merasa malu menyiksa hamba-Ku, baik laki-laki maupun perempuan, yang telah beruban karena tua dalam keadaan muslim”. Dalam hadits lain beliau bersabda, “Sebaik-baik diantara kalian ialah orang yang panjang umurnya dan baik pula amalannya”. (HR At-Tarmidzi). Namun Al-Quran juga berulang kali memperingatkan akan datanya ketuaan dan kepikunan. Misalnya dalam surah An-Nahl ayat 70, “Allah menciptakan kamu, kemudian mewafatkan kamu. Dan diantara kamu ada yang dikembalikan kepada umur yang paling lemah, supaya tidak mengetahui lagi sesuatupun yang pernah diketahuinya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa”.
Kepikunan yang mengiringi ketuaan itulah yang ditakuti oleh Rasulullah SAW, sehingga beliau selalu berdo’a, “Aku berlindung kepada-Mu dari usia yang paling hina”. Suatu kali Ma’an bin Zaidah mendatangi Al-Makmun. Makmun bertanya, “Bagaimana keadaanmu di usia tua renta ini?”. Ia menjawab, “Aku bisa jatuh hanya karena tersandung kotoran unta, dan cukup diikat hanya dengan sehelai rambut”. “Bagaimana keadaanmu dalam makanan, minuman dan tidurmu?” Ia menjawab,”Bila lapar, aku marah; dan bila makan, aku merasa jengkel. Bila berada di antara orang-orang, aku mengantuk; dan bila di atas kasurku, aku terjaga”. “Bagaimana keadaanmu dengan para wanita?” Beliau menjawab, “Kalau wanita yang buruk rupa, aku tidak menginginkan mereka; sedangkan para wanita yang cantik tidak menginginkanku”. Makmun berkata, “Kalau begitu tidak pantas orang sepertimu dianggap muda”. “Lipat gandakanlah imbalan untuknya dan haruskanlah ia menetap di rumahnya. Biarkan masyarakat yang mengunjunginya, dan jangan biarkan ia mengunjungi siapapun”. Sejak zaman Rasulullah SAW sampai kini, ada orang-orang yang dianuggrahi Allah SWT umur panjang dari orang-orang pada umumnya. Dan mereka mengisinya dengan berbagai kebaikan, sehingga hidup mereka penuh berkah dan tercatat dalam sejarah. Mereka inilah yang dimaksud dalam hadits Nabi, “Sebaik-baik kalian adalah yang panjang umurnya dan baik amalnya”.
Disamping itu ada pula orang-orang yang usianya pendek tapi juga sangat berarti, karena dipenuhi berbagai amal yang diridhai Allah SWT. Mereka yang tergolong dalam kelompok ini pun namanya terabadikan dalam sejarah, dan senantiasa dikenang orang. Diantara para sahabat Nabi yang dianugrahi usia panjang adalah Anas bin Malik, salah seorang sahabat utama, perawi hadits terkenal, dan pelayan Rasulullah SAW. Anas lahir pada tahun ke 10 sebelum HIjrah. Sejak kecil ia sudah memeluk Islam, dan terus melayani Rasulullah SAW sampai beliau wafat. Kurang lebih 10 tahun lamanya ia melayani Rasulullah SAW, yaitu selama beliau menetap di Madinah. Ibunya yang mula pertama membawanya menghadap Rasulullah SAW agar dapat melayani beliau. Anas bangga menyandang predikat “pelayan Rasulullah”, karena kedudukan itu memang suatu kemuliaan.
Ia adalah sahabat yang terbanyak memiliki anak,berkat do’a Nabi SAW. Suatu ketika ibunya memohon agar Rasulullah SAW mendo’akannya. Maka beliaupun mendo’akan Anas, “Ya Allah, berilah rizqi anak dan harta kepadanya, dan berkahilah dia”. Dalam redaksi yang lain, do’a beliau sebagai berikut, “Ya Allah, perbanyaklah harta dan anaknya, dan masukkanlah ia ke dalam surga”.
Anas adalah sahabat yang terakhir wafat di Basrah. Menurut riwayat yang paling kuat, ia wafat pada tahun 93 H/711 M dalam usia 103 tahun. Ia wafat setelah menjalani kehidupan penuh perjuangan. Ia kaya dengan ilmu, dan sarat dengan amal. Di saat ajal hendak menjemput, ia berkata, “Talqinkanlah aku dengan ucapan La ilaha illallah“. Dan kalimat tauhid itu terus diucapkannya hingga ruh berpisah dari jasadnya.
Ada pula tokoh yang usianya tidak panjang tetapi penuh dengan keberkahan dan kehidupannya tetap dikenang orang dari zaman ke zaman. Salah satunya adalah Umar bin Abdul Aziz, yang pada tahun 99 H/717 M terpilih sebagai khalifah menggantikan Khalifah Sulaiman. Ketika itu usiannya 37 tahun. Ia dipandang sebagai khalifah paling adil dan paling sederhana di antara semua khalifah Bani Umayyah. Umar juga menghentikan segala bentuk kemewahan para mantan khalifah, dan sebaliknya menghidupkan pengajian Al-Quran dan Sunnah. Ia juga melarang pengawal dan rakyat berdiri menghormatinya. Ketika orang-orang berdiri menghormatinya, ia berkata, “Jika kalian berdiri, kita semua berdiri, jika kalian duduk , kita semua duduk. Sepatutnyalah manusia hanya berdiri menyembah Allah, Tuhan sekalian alam. Sesungguhnya Allah telah mewajibkan hal-hal fardhu dan menyunahkan hal-hal sunnah. Barang siapa mengambilnya, bertemulah dia dengan-Nya; dan barang siapa meninggalkannya, binasalah dia”.
Para salaf shalih yang beumur panjang dalam keadaaan ibadah dan taat kepada Allah menganjurkan para pemuda untuk memanfaatkan masa muda mereka, “Pergunakanlah masa muda kalian sebelum kalian menjadi seperti kami saat ini”. Maksud mereka, di usia yang tua renta nan lemah tidak dapat melakukan banyak amal shalih padahal di usia mereka yang demikian mereka telah mendahului para pemuda dalam berlomba-lomba menuju jalan Allah dan bersungguh-sungguh dalam mentaati-Nya.
Namun dalam Islam, bukan usia panjang yang terpenting, melainkan keberkahan usia. Keberkahan ditandai dengan bagusnya amal ibadah dan akhlaq serta karya yang bermanfaat bagi generasi sesudahnya. Semoga Allah SWT selalu bersama kita. Aamiin
Curah hujan yg cukup tinggi sejak 17 Des 2021 sampai skrg masih hujan di bbrapa kecamatan, mengakibatkan banjir dan longsor di bbrapa kecamatan sbb:
Kec Natal
Banjir di : *patiluban Mudik ± 250 rumah terendam *Desa Sikara kara IV ±400 rumah terendam *Bonda Kase ±250 rumah terendam *Desa Balimbing ±200 rumah terendam *Desa Kampung Sawah ±350 Rumah terendam
Kec Ranto Baek
Banjir *Desa Sampuran dan Desa Huta Nauli ±187 rumah terendam ( sudah ada posko darurat)
Kec Lingga Bayu
Banjir *Desa Kampung Baru, Desa Simpang Gambir Pasar, Desa Lancat, Desa Tapus, Desa perbatasan lebih kurang 200 KK/ 150 rumah terendam *Desa Aek garingging 2 jembatan gantung hanyut *Desa sikumbu dan desa lobung jalan penghunung desa terancam putus *Longsor desa Rantobi
Batang Natal -Longsor di Desa Ranto Sore
Panyabungan
Banjir Kelurahan Panyabungan III Desa Pidoli Dolok(Kampus STAIM Madina) Desa Adianjior Pidoli Lombang Desa Pagaran Tonga
Hutabargot -Banjir Desa Hutabargot Nauli dan desa Kumpulan Setia
Sinunukan
Banjir Desa Bintungan dan desa Banjar Aur
Panyabungan Barat
Banjir *Kelurahan Longat dan desa Batang Gadis Jae
Panyabungan Timur
Longsor dan Banjir *Desa Tobing Tinggi 1 Unit rumah rusak berat
Panyabungan Utara
Banjir *Desa Baringjn Jaya 1 masjid terendam
Nagajuang
banjir *Desa Tambiski Akses jalan terancam *Desa Tarutung Panjang Jembatan hampir putus
Panyabungan Selatan
Longsor *Di titik RM Aek Saroga (data sementara)
13.kec siabu. -desa tanjung sialang banjir mengakibatkan kerusakan perkebunan dan persawahan warga.
Telah terjadi aksi pencopetan di pelataran jam gadang, sabtu 18 desember 2021 sekitar jam 15.45 WIB dengan korban seorang ibu yang berasal dari Jambi.
copet ini beraksi sendirian ditengah keramaian pasar atas dengan melakukan pencopetan terhadap seorang ibu yang sedang berbelanja. Untung saja anak korban langsung melihat kejadian itu berteriak copet dan masa langsung mengejar.
Copet ini langsung diamankan oleh pihak Satpol PP Bukittinggi dari amukan massa, awak media saat mewawancarai anak korban mengatakan, ketika ibu saya berjalan di tengah keramaian pengunjung pasar atas, tiba-tiba saja ibu saya langsung didekati oleh pelaku dan saya melihat langsung pencopet ini mengambil Dompet ibu saya didalam tas dan pencopetnya langsung kabur, terus saya teriak dan didengar oleh pengunjung lainnya disekitar lokasi, kemudian pelaku langsung dikejar oleh massa yang ada di sekitar termasuk Satpol PP yang berada di lokasi,ujarnya.